~::* ya Allah.. Bolehkah Aku Jatuh Cinta ? *::~
Ya Ampuuun.. C I N T A ?
Kamu Lagi.. Kamu Lagi.. Bener2 gak ada habisnya yah kalo bahas soal kamuuu.. hehe.. :p
Assalamualaikum.. Sekiranya temen2 mau baca coretan kecil ini sampai habis.. insya Allah ada hal yang bisa kita ambil, walau hanya secuil aja sih.. (Maksa ya? Hehehe.. :p)
Hmmm..
Kamu tau gak?, apa sih yang sering para remaja rasakan? CINTA.. Yaa, C I N T A.. Apa sich sebenarnya cinta itu?
Menurut hipotesis yang saya dapatkan dari beberapa eksperimen, cinta itu.. sebuah perasaan indah yang mampu membuat khayalan orang melambung tinggi dan ketika dia menyadari bahwa dirinya sedang ada di ketinggian yang Wah, akhirnya orang itu takut dan akhirnya terjatuh sampai dia shock.. Yaaa, seseorang yang sedang jatuh cinta itu ibarat dia berjalan dengan pandangan yang terus menatap pemandangan indah dan tak menyadari bahwa jalan yang dipijaknya adalah tepian jurang yang licin.. Iiiihhh Waauuwww, berarti orang yang sedang jatuh cinta itu hebat dong!!! Hahaha.. itu baru dari sebelah mata aja..
Kini katakanlah kita sedang berusaha untuk beranjak dewasa. Banyak yang ingin kita coba. Tapi semoga saja Allah masih melindungi kita dari godaan syetan yang terkutuk. Aamiin ya Allah..
Subhanallah, ternyata perasaan itu begitu agung. Karunia-Nya membuat kita terpesona. Semoga kita tak terlarut dalam keindahan itu. Temen2 tahu, cinta itu sebenarnya adalah nikmat Allah yang diberikan untuk kita. Tapi.. bukan untuk dipakai membuat lupa kepada-Nya. Cinta itu diturunkan Allah agar tercipta kedamaian di jagat raya ini. Bayangkan aja jika kita enggak cinta pada semua makhluk, bisa hancur dunia ini. Iyaa kan?
Cinta. Diciptakan Allah dengan indah agar kita selalu mengingat-Nya. Mengingat karunia-Nya, mengingat kasih sayang yang Dia berikan untuk kita, agar kita selalu mencintai-Nya dalam keadaan damai. Bayangkan, seberapa cintanya Allah pada kita. Kita diberi panca indra, kita diberi kesehatan, kita diberi kesempatan untuk hidup yang bahkan mungkin dengan itu kita bisa mendapat kesempatan untuk bisa mengenal makhluk Allah, hasil karya ibu & ayah yang luar biasa cakepnya. Hehe.. Nah, masa sih kita tak membalas cinta Tuhan kita?
Cinta. Diciptakan Allah agar kita selalu dekat dengan orang tua kita, bayangkan.. dengan cinta kita dilahirkan, dengan cinta kita dibesarkan, dengan cinta kita dibiayai hingga kita bisa seperti ini. Tak sadarkah? Apakah kita tidak malu, bila kita tak membalasnya?
Cinta. Diciptakan Allah untuk membuat damai dunia ini. Tapi kenapa banyak yang menyalahgunakan? Seolah cinta itu bagaikan alat dalam sebuah permainan. Banyak remaja yang mengaku mengenal cinta. Mereka berdalih atas nama cinta menjalin hubungan dengan lawan jenis. Ya, seribu rayuan terlontar hanya untuk mendapatkan keinginan mereka yang hanya didasari nafsu. Naudzubillah..
Ya, kita tentunya enggak bisa memungkiri bahwa memang kita pun sama. Sepertinya usia remaja memang wajar bila merasakan perasaan suka. Tapi apakah wajar bila nama cinta di nodai dengan hal negatif yang hanya berlandaskan nafsu? Bukankah kita semua tahu bahwa cinta itu fitrah, suci, dan sangat agung?
Sayang ya, keagungan cinta itu hanya sebatas existensi seseorang di dunianya, terutama di dunia remaja. Padahal nih, andai aja kita untuk mengkonsumsi cinta itu ada kadarnya, aman kali ya dunia ini? Kalo tetep gini kan cinta bisa jadi momok yang menakutkan. Hiii Takuutt.. *Lebay yee.. :p
Hei hei, ada artikel yang mengungkapkan bahwa cinta yang tak berlandaskan cinta hakiki (cinta yang hanya untuk Yang Maha Ghofur), itu katanya termasuk kategori CINTA PALSU loh.. hayooo.. tobaaattt…!!!
Lalu, gimana donk cara mencintai biar enggak termasuk cinta palsu?
“Mencintai adalah meridhoi apa yang dicintai, dan ridho terhadap apa yang dilakukan yang dicintainya itu terhadap dirinya. Kalau yang dicintainya itu adalah sesama makhluk, maka percintaan itu, sebagai muslim, sebaik-baiknya adalah dalam aturan Islam, dan tunduk kepada (aturan) Sang Pencipta cinta, Sang Pencipta makhluk dsb. Lalu, mencintai karena Allah, adalah mencintai sesuatu, sesuai kehendak Allah. Tidakkah Rasulullah SAW menikahi para janda tua, janda-janda para mujahid syahid, karena Allah? Wallahu’alam bis shawab. Semoga benar.” (Abi Taqi Machicky Mayestino).
Dari Abu Hurairah r.a, Rasulllah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah Ta’ala berfirman pada hari kiamat: “Manakah, orang–orang yang saling cinta–mencintai karena keagunganKu? Pada hari ini mereka itu akan kuberi naungan pada hari tiada naungan melainkan naunganKu” (HR. Muslim)
Nah loh, berat juga yah cinta itu. Apalagi katanya yah, cinta yang enggak didasarkan cinta kepada Allah, maka hubungannya enggak akan langgeng. Karena hanya didasarkan pada kesenangan dunia. Coba kalo Karena Allah, Allah juga pasti akan membantu menjaga tali persaudaraan antara keduanya kan? Sampai dunia akhirat pun, insya Allah langgeng deh.. Mau yang kaya gitu? Ayo ubah landasan cinta kita!
Hikmah dari cinta sangat indah loch kalo kita menggunakan cinta sesuai kadarnya,
1. Cinta itu adalah proses ujian yang keras dan pahit dalam kehidupan manusia. Namun agar mendapat hikmah cinta yang satu ini, jawab dulu pertanyaan yang satu ini, ”Apakah dalam perjalanannya, cinta kamu menghantarkan kepada jalan yang baik atau yang malah menghempaskan kamu pada jalan yang hina?”
2. Cinta itu sebenarnya adalah motivasi manusia untuk menciptakan inovasi, pembangunan dan peradaban.
3. Keberadaan cinta bisa menjadi faktor utama dalam melestarikan eksistensi manusia dan interaksinya dengan sesama manusia.
4. Ketika cinta mengarahkan kita kepada kebaikan, maka cinta akan mampu membawa kita pada keadaan damai dalam berkehidupan.
5. Apabila cinta tumbuh dengan faktor keimanan, maka akan menghasilkan berbagai hal yang sangat mengagumkan. Dapat mengubah sejarah hidup kita menjadi yang lebih baik menuju kejayaan dan kemuliaan.
Subhanallah.. jadi pengen cinta yang seperti itu.. tapi nanti aja kalau udah saatnya.. Allah pasti mengizinkan koq..
Waaahhh.. ternyata, mencintai itu tidak semudah yang kita kira. Bagi kita, cinta itu datang secara tiba-tiba dan pergi pun enggak bilang-bilang, kalau kita enggak hati-hati dengan kedatangan cinta, bisa-bisa azab allah akan datang!!!
”Atau.. apa lebih baik kita menghindar aja dari cinta?”
Eits, hikmahnya? Apakah temen2 lupa dengan hikmah cinta? Kita boleh merasakan cinta, tapi ya.. nanti saatnya akan datang, disaat Allah mengizinkan hati kita bertemu dengan perasaan agung itu, karena kita harus lebih hati-hati dalam menggunakannya. Orang-orang sholeh & sholehah dulu juga bisa koq mencintai sesuai aturan. Kenapa kita enggak bisa seperti mereka yang selamat ?
Bismillahirrahmanirrahim..
”Ya Rabb, bila Kau mengizinkan aku jatuh cinta, pilihkanlah sesuatu yang aku cintai itu adalah yang akan menambah kecintaanku pada-Mu..”
Aamiin yaa Robbal'alamiin.. :)
Keep istiqomah wa hamasah..
Allah always be there, bersamaku, bersamamu, bersama kita.. :)
0 komentar :
Posting Komentar